Apa Saja Bagian-Bagian Dari Surat Resmi? Baca Di sini!

Diposting pada

Apa saja bagian-bagian dari surat resmi? Ya, opsi termudah untuk memangkas jarak, waktu, dan biaya adalah berkirim surat. Sebelum era gawai (smartpohne) meroket seperti saat ini, surat menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin berbagi informasi, cerita, kerinduan, dan bertegur-sapa.

Bagian-Bagian Dari Surat Resmi
Bagian-Bagian Dari Surat Resmi

Lima Hal Penting Pada Apa Saja Bagian-Bagian Dari Surat Resmi

Sesuai dengan pengertiannya, surat merupakan sebuah sarana komunikasi yang bisa digunakan untuk menyampaikan ragam informasi tertulis oleh satu pihak (seseorang) ke pihak lainnya. Nah, pembahasan kali ini akan saya persempit, yaitu mengenai apa saja bagian-bagian dari surat resmi yang sering ditulis-dikirim oleh organisasi atau instansi.

Pada intinya, dari pertanyaan apa saja bagian-bagian dari surat resmi, informasi surat tersebut terdiri atas beberapa hal yang wajib dicantumkan. Selain pengertian surat sebagai sarana komunikasi tertulis, fungsi surat pun wajib diketahui.

Ada 5 hal penting yang perlu di ingat. Pemberitahuan, pikiran utama, gagasan dan permintaan. Ini tidak hanya terdapat pada surat dinas, pada surat lainnya umumnya membutuhkan perangko dan amplop sebagai alat ganti biaya jasa pengiriman. Kian jauh tujuan pengiriman surat, maka nilai yang tercantum pada perangko pun harus kian besar juga.

Apa Saja Bagian-Bagian Dari Surat Resmi: Bagian-Bagian Surat Resmi

Berikut ini bagian-bagian surat resmi yang wajib kamu cantumkan apabila ingin menulis dan mengirimkan surat resmi.

1. Kepala surat atau kop surat.

Mencantumkan identitas lembaga organisasi, yang terdiri atas:

  • Logo atau lambang lembaga atau organisasi.
  • Nama lembaga.
  • Alamat lembaga.
  • Nomor telepon, teleks, faximile.

2. Nomor surat

Surat resmi mewakili suatu lembaga atau organisasi yang sering menggunakan nomor dan kode tertentu.

3. Tanggal penulisan surat

Penulisan tanggal sebaiknya diawali dengan penulisan alamat atau nama kota, sedangkan pada kertas berkepala tidak memerlukan pencantuman alamat atau nama kota, sebab sudah tercantum dalam kepala surat. Penulisan tanggal diikuti nama bulan dan tahun penulisan.

4. Lampiran yang disertakan

Kalau pengiriman surat disertai lampiran dokumen, disebut isi surat. Cara penulisannya di bawah nomor surat yang menyebutkan berapa lembar, eksemplar, atau cukup satu berkas. Penulisan jumlah ditulis menggunakan huruf kalau kurang dari sepuluh, sedangkan lebih dari sepuluh ditulis menggunakan angka.

5. Hal atau perihal

Pada bagian ini memiliki fungsi untuk memberi petunjuk kepada penerima atau pembaca tentang pokok pembahasan di dalam surat. Hal atau perihal sesuai dengan judul surat. Teknis penulisan pun wajib kamu ketahui, yaitu:

  • Saat menulis, hal atau perihal tidak disarankan menggunakan huruf kapital keseluruhannya, terkecuali pada judul surat berjudul.
  • Hal silakan kamu tulis menggunakan huruf kapital pada huruf pertama, kemudian kata tugas ditulis menggunakan huruf kecil.
  • Pada akhir perihal tidak memakai tanda titik, sebab perihal bukan kalimat, melainkan kata.

6. Alamat tujuan

Alamat tujuan terletak di dua tempat: pertama, ditulis pada sampul surat, kedua, ditulis pada lembar kertas surat. Alamat yang tertulis pada sampul umumnya alamat lengkap, sedangkan pada lembar kertas surat tidak selengkap di sampul.

7. Salam pembuka

Bagian ini berguna untuk membuka percakapan lewat surat agar lebih beradab.

8. Isi surat

Surat terdiri atas tiga poin yang wajib tercantum,, yaitu bagian pembuka, inti, dan penutup.

9. Salam penutup

Tidak wajib tercantum, tetapi alangkah baiknya tercantum demi menambah kesantunan dalam berkomunikasi melalui surat.

10. Tandan tangan dan nama penanggung jawab

Pencantuman nama seseorang dan hak untuk memberi tanda tangan berdasarkan kewenangan dan jabatan. Andai penandatanganan diwakilkan kepada orang lain, silakan disebutkan sebagai atas nama dan nama penandatanganan yang ditulis di bawah.

11. Tembusan

Tembusan digunakan jika ada pihak yang dianggap perlu mengetahui isi surat tersebut.

Demikianlah ulasan yang bisa saya bagikan kepadamu tentang apa saja bagian-bagian dari surat resmi. Semoga artikel ini bermanfaat dan sekian dari saya.

Terima kasih.

The following two tabs change content below.
Gambar Gravatar

Indo Surat

Gambar Gravatar

Latest posts by Indo Surat (see all)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *